Kamis, 28 April 2016

5 tokoh indonesia yang mendunia

1.     Profesor Sediyatmo dan formula cakar ayam
Tokoh yang satu ini adalah sosok yang sangat berjasa dalam pembangunan beberapa bandara di Indonesia. Formulanya yang kemudian dikenal dengan konstruksi cakar ayam telah digunakan untuk membuat pondasi penyangga di Bandara Juanda Surabaya, Bandara Polonia Medan dan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Beliau adalah Profesor Sediyatmo.
Lulusan Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS-sekarang ITB Bandung ) ini adalah sosok yang cerdas dan sangat membanggakan. Temuannya berupa konstruksi bangunan cakar ayam tersebut telah dipatenkan dan banyak digunakan dalam konstruksi banyak bangunan baik di dalam maupun di luar negeri. Pria kelahiran Karanganyar 24 Oktober  1909 ini memang dikenal pandai sejak kecil.
Ilham konstruksi cakar ayam sendiri muncul ketika suatu hari beliau mengamati sebuah pohon kelapa yang tertiup angin. Beliau heran mengapa pohon yang hanya berakar serabut ini masih berdiri kokoh walau digoyang angin yang keras. Beliau pun lantas terdorong untuk menciptakan sebuah konstruksi tiang di mana pada landasan bawahnya beliau gunakan pipa dan pelat beton yang berfungsi sebagai pencengkram tanah, agar tiang mampu berdiri kokoh walau di tanah yang tidak terlalu keras sekalipun.
Kelebihan dari konstruksi fondasi cakar ayam ala Profesor Sediayatmo adalah pengerjaannya lebih sederhana dan efisien, sehingga biaya pengerjaan bisa dihemat hingga  30% jika dibanding konstruksi pondasi konvensional. Sejak itu, penemuan Profesor jenius ini menyebar ke seluruh dunia. Tercatat Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, Belgia, Belanda, Denmark dan Jerman mengakui hak paten dari fondasi cakar ayam ala profesor kebanggaan Indonesia tersebut
Karena begitu besar sumbangan dan karya yang telah beliau berikan bagi bangsa dan negara, maka pemerintah pun memberikan penghargaan Bintang Mahaputra Kelas I dari Pemerintah Republik Indonesia. Namanya diabadikan sebagai nama jalan tol di Bandara Soekarno-Hatta hingga kini. Beliau akhirnya berpulang ke hadirat Tuhan yang Maha Kuasa pada usia 74 tahun. Walau telah tiada tapi nama almarhum tak akan pernah lekang dimakan zaman, seperti kokohnya konstruksi cakar ayam hasil karyanya.

 2. ko Uwais
Iko Uwais adalah aktor Indonesia yang namanya mencuat di dunia perfilman internasional ketika ber-akting untuk film The Raid. Dalam film tersebut, aksinya sangat memukau. Hebatnya lagi, ia termasuk dalam jajaran aktor terbaik Asia yang disebut oleh Gareth Evans, sutradara film The Raid.

Jadi, BANGGAlah menjadi INDONESIA!!
3. Prof . Dr. Mezak Arnold Ratag
Beliau adalah Penemu Planetary Nebula Cluster. Astronom lulusan ITB Bandung ini namanya telah diabadikan di 120 Planetary Nebula Cluster, termasuk Ratag-Ziljstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch cluster, yang telah ia temukan. The International Astronomical Union begitu menghargai karyanya pada Planetary Nebula yang merupakan sebuah langkah maju yang besar dalam ilmu pengetahuan. Ia juga menerima penghargaan tertinggi untuk kepeloporan kerjanya dalam model iklim. Miris, ilmuwan Indonesia ini lebih dihargai di negeri orang, daripada di negeri sendiri.
 
4. Joe Taslim 
Pria ini bernama lengkap Johanes Taslim, dan lahir di Palembang pada 23 Juli 1981. Selain menjadi seorang aktor yang sangat berbakat, ia juga merupakan atlet Judo Indonesia dan pernah merai medali perak di SEA Games 2007. Setelah terkenal oleh dunia internasional lewat film The Raid, namun ia kianj melambung ketiak terpilih sebagai aktor dalam film Fast and Furious 6 , di film tersebut Joe Taslim berperan sebagai tokoh antagonis bernama Jah. Ia beradu akting dengan bintang Fast and Furious seperti Vin Diesel, Paul Walker, dan Dwayne Johnson. Film ini disutradarai oleh Justin Lin.

5. Agnes Monica
Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi yang satu ini? Ia adalah singer kebanggaan Indonesia yang lahir di Jakarta, pada 1 Juli 1986. Sejak kecil, Agnes memang seorang artis dan sudah aktif bernyanyi di layar kaca. Salah satu prestasi yang pernah diraih adalah ia menjadi salah satu pembawa acara ajang penghargaan tahunan bergengsi American Music Awards di Los Angeles, Amerika Seriakat pada tahun 2010. Di ajang tersebut, ia juga berduet dengan penyanyi asal Meksiko, Christian Chávez menyanyikan lagu berjudul En Dónde Estás.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar